Sedikit teringat akan sebuah kalimat dari Plato, bahwa Tuhan menciptakan alam semesta dalam hitungan matematika. Mungkin ada benarnya. Kalau ada benarnya, berarti ada juga tidak benarnya. Ya, mungkin….saya sendiri tidak tahu. Saya bukan filsuf, bukan juga ahli matematika, bahkan kuliah pun sampai sekarang belum kelar (sudah mengundurkan diri sejak tahun 2006), dan jurusan yang pernah saya ambil pun bukan matematika.
Blog ini pertama kali terbit di WordPress pada tanggal 26 Juni 2009, sebelum pada akhirnya pada tanggal 22 Juli 2009 saya pindah ke hosting berbayar (meskipun nggak ikut membayar), dengan nama domain yang sama tapi tanpa sisipan .wordpress, yaitu manikarum.com. Setelah saya pindah ke self-hosting, blog di WP ini pun terbengkalai selama beberapa bulan. Mungkin bukan keajaiban kalau ternyata blog ini masih hidup dan mau menerima saya ke ruang admin-nya, meski sudah hampir 5 bulan content-nya hampir tak tersentuh atau berubah.
Pada waktu saya mau ganti komputer, yang tentu saja harus dilakukan migrasi data dari komputer lama ke komputer baru, pada saat itulah saya menemukan satu e-book yang sudah sangat lama tidak pernah saya baca lagi. e-book itu saya dapat dari Project Gutenberg dan berisi banyak permainan atau teka-teki matematika yang disertai dengan jawabannya. Akhirnya muncul lampu pijar menyala di atas kepala, bagaimana kalau blog di WP ini saya isi dengan kumpulan puzzle matematika. Tanpa berkonsultasi dengan siapapun, akhirnya diputuskan bahwa blog ini akan saya isi dengan puzzle matematika yang sebagian besar saya terjemahkan dari e-book “Amusements in Mathematics”. Tapi maaf kalau saya tidak menyediakan jawabannya. Bukan karena saya pelit, tapi rasanya kurang seru kalau jawabannya langsung saya tampilkan di bawah pertanyaannya. Sempat terpikir juga, bagaimana kalau jawabannya saya taruh di artikel yang terpisah, dan hanya member yang bisa membukanya. Tapi ahh…itu terlalu ribet, lebih baik saya biarkan saja seperti ini untuk sementara. Lagipula, sepertinya tidak banyak orang yang terlalu suka dengan matematika.
Tapi biar bagaimanapun,
“Mathematics is one of the essential emanations of the human spirit, a thing to be valued in and for itself, like art or poetry.”
kira-kira seperti itulah yang diucapkan Oswald Veblen.


1 comment
Comments feed for this article
17 September 2010 at 11:48
Hendra Jaya
Try project euler. It’s mathematic/programming horror. I guarantee you.